Seberapa Pentingkah DHA Untuk Mom Brain?

Hi SobatVit! Tahukah kalian akan fenomena Mom Brain? Yesss, Mom Brain ini adalah salah satu istilah yang menggambarkan kesulitan otak untuk bisa fokus setelah melahirkan sehingga beberapa Ibu setelah melahirkan jadi suka lupa. Kondisi ini wajar dialami karena perubahan hormon, kurang tidur, stres, hingga kebutuhan nutrisi yang meningkat. Tapi, tahukah kamu kalau salah satu kunci penting untuk mendukung kesehatan otak ibu adalah DHA? Yuk kita simak cara mengatasinya seperti apa

Cara Mengatasi Mom Brain

  1. Istirahat yang cukup

Tubuh Ibu setelah melahirkan membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk pulih dari proses persalinan, menyusui yang panjang dan menegangkan. Namun setelah melahirkan, Ibu juga tetap lanjut disibukkan oleh pekerjaan rumah yang bisa membuat Ibu mudah merasa lelah dan kurang tidur, hal ini adalah salah satu pemicu adanya Mom Brain loh. Maka dari itu, cobalah bergantian mengurus Si Kecil dengan Ayah atau kerabat lain, agar Ibu bisa tetap penuhi waktu istirahat dengan cukup.

  1. Makan makanan yang bergizi

Rutinlah mengonsumsi makanan yang mengandung Vitamin B Kompleks, Vitamin C, Vitamin E & DHA Algae guna membantu menguatkan daya ingat. Sumber makanan tersebut meliputi ikan salmon, telur, tahu, teh hijau, blueberry, brokoli, dan kunyit. Bila perlu, lanjutkan konsumsi vitamin untuk menunjang pertumbuhan dan kesehatan sel otak. DHA Gummy dari Cool-Vita ini bisa menjadi salah satu asupan vitamin yang mudah untuk di konsumsi, karena setiap gummy nya mengandung 50mg DHA Algae yang dapat meningkatkan daya ingat, bantu perkembangan otak dan mempertajam penglihatan.

DHA gummy dari Coolvita ini bisa kalian dapatkan di offline store seperti Guardian, Century atau di marketplace kesayangan kalian yaa

  1. Menulis daftar tugas harian

Dengan menulis daftar tugas harian, hal ini bisa merangsang otak Ibu untuk mengingat-ingat kembali hal-hal apa saja yang mau di kerjakan. Dengan begitu otak akan lebih sering aktif dan produktif, karena menurlis dapat merangsang sel-sel otak dan meningkatkan aliran darah ke otak. Eits, bukan hanya itu menulis juga dapat meningkatkan EQ (Emotional Quotient), karena menulis dapat membantu kita untuk mengekspresikan perasaan dan emosi secara positif dan terapeutik.

Artikel Terkait