Hi SobatVit, menurut data UNICEF (2017), prevalensi stunting balita di Indonesia pada tahun 2015 mencapai 36,4%. Artinya, sekitar 8,8 juta balita mengalami masalah gizi sehingga tinggi badannya berada di bawah standar usianya.
Selain berat badan, tinggi badan anak juga menjadi indikator penting dalam menilai status gizi dan pertumbuhan. Oleh karena itu, orang tua perlu rutin memantau tinggi badan anak sesuai usianya untuk memastikan pertumbuhannya berjalan optimal.
Tinggi badan yang kurang pada anak bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti faktor genetik, pertumbuhan yang belum sempurna, akibat kurangnya gizi dan calcium, atau adanya penyakit tertentu. Berdasarkan standar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang mengacu pada Badan Kesehatan Dunia (WHO), patokan tinggi badan yang ideal untuk anak dibedakan menurut usia dan jenis kelamin.
Anak laki-laki :
- Usia 1 tahun: 72 – 78 cm
- Usia 2 tahun: 82 – 92 cm
- Usia 3 tahun: 94 – 100 cm
- Usia 4 tahun: 100 – 108 cm
- Usia 5 tahun: 108 – 114 cm
Anak perempuan :
- Usia 1 tahun: 70 – 78 cm
- Usia 2 tahun: 80 – 92 cm
- Usia 3 tahun: 92 – 100 cm
- Usia 4 tahun: 100 – 105 cm
- Usia 5 tahun: 106 – 116 cm
Nah, kalau tinggi badan anak masih di bawah kisaran tersebut, jangan panik dulu ya, Moms! Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mendukung pertumbuhan tinggi badan anak secara optimal, antara lain:
- Penuhi Asupan Gizi Seimbang
Pertumbuhan anak sangat dipengaruhi oleh pola makan sehari-hari. Pastikan anak mendapatkan makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Salah satu nutrisi penting untuk pertumbuhan tulang adalah Calcium, yang berperan dalam memperkuat dan membantu proses pemanjangan tulang. Calcium bisa diperoleh dari susu, ikan teri, tahu, tempe, brokoli, bayam, atau produk suplemen yang mengandung kalsium.
Eits, tapi sekarang Moms nggak perlu repot lagi untuk memberikan kalsium pada si kecil! Karena Cool-Vita baru saja meluncurkan Calcium+, yaitu sachet kalsium pertama di Indonesia yang praktis, bebas gula, rendah kalori, dan pastinya disukai anak-anak berkat rasa yoghurt strawberry yang enak banget
Setiap sachet Cool-Vita Calcium+ mengandung:
- 300 mg Calcium
- 2 mg Zinc
- 15 mg Magnesium
- 200 IU Vitamin D3
Kombinasi kandungan tersebut dapat membantu mendukung pertumbuhan tulang dan gigi anak, agar tumbuh kuat, sehat, dan optimal, Moms!
- Rutin Mengonsumsi Susu
Susu merupakan sumber kalsium dan vitamin D yang sangat baik untuk mendukung pertumbuhan tulang anak. Kandungan protein dan fosfor di dalamnya juga berperan penting dalam pembentukan jaringan tubuh dan memperkuat tulang.
Selain susu, Cool-Vita Calcium+ juga memiliki kandungan yang sama yaitu, Calcium sebanyak 300mg dan Vitamin D3 sebanyak 200 IU yang dimana ini adalah salah satu tambahan nutrisi untuk mencukupi kebutuhan harian anak.
- Ajak Anak Aktif Berolahraga
Aktivitas fisik juga berperan penting dalam menstimulasi pertumbuhan tulang. Ajak anak untuk melakukan olahraga ringan yang menyenangkan, seperti berenang, skipping, bersepeda, atau bermain bola. Selain membuat tubuh lebih bugar, olahraga juga membantu memperkuat otot dan memperbaiki postur tubuh anak.
- Perhatikan Waktu Tidur Anak
Jangan remehkan waktu tidur, karena saat anak tidur lelap, tubuh si kecil akan menghasilkan hormon pertumbuhan (growth hormone) yang dapat membantu memperpanjang tulang. Pastikan anak mendapatkan waktu tidur yang cukup—sekitar 10–12 jam per hari untuk usia balita, agar pertumbuhannya berjalan maksimal.
Dengan memenuhi kebutuhan gizi dengan asupan harian dari Cool-Vita Calcium+, menjaga pola tidur, dan mendukung aktivitas fisik anak, orang tua dapat membantu si kecil tumbuh lebih tinggi, kuat, dan sehat secara optimal.
#TulangKuatTumbuhSehat #CoolVitaCalcium+ #KalsiumAnak





