8 Jenis Makanan yang Harus Dihindari saat Diet

makanan yang harus dihindari saat diet

Selain berolahraga untuk menurunkan berat badan, ada beberapa hal lain juga yang perlu diperhatikan, seperti makanan. Terdapat berbagai makanan yang harus dihindari saat diet untuk membantu menurunkan berat badan secara sehat. Simak selengkapnya di penjelasan berikut.

Makanan yang harus dihindari saat diet

Diet adalah salah satu cara untuk menurunkan berat badan atau menjaga berat badan yang ideal. Ada berbagai macam jenis diet, mulai dari diet rendah kalori, diet rendah karbohidrat, hingga diet vegan.

Namun, apapun jenis diet yang kamu pilih, ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari agar proses diet berjalan lebih lancar. Berikut adalah beberapa makanan yang harus dihindari saat diet:

1. Makanan cepat saji

Makanan cepat saji atau fast foods seringkali rendah dalam nutrisi dan tinggi dalam kalori, lemak, dan garam. Berdasarkan studi tahun 2015, konsumsi makanan cepat saji secara berlebihan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan berbagai penyakit jantung lainnya.

Selain itu, fast foods juga sering mengandung bahan-bahan pengawet dan pemanis buatan yang dapat membahayakan kesehatan.

2. Makanan dan minuman manis

Makanan dan minuman manis, seperti permen, kue, soda, dan es krim, mengandung banyak gula. Gula dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit jantung.

Gula di dalam produk tersebut hanya akan menambah kalori, tetapi tidak akan membuat kita kenyang.

3. Makanan olahan

Sosis, nugget ayam, dan makanan beku adalah makanan olahan yang sering mengandung tambahan gula, garam, dan bahan pengawet. Diet sehat seharusnya didasarkan pada makanan segar dan alami sebanyak mungkin.

Makanan olahan seringkali kurang mengandung serat, vitamin, dan mineral dibandingkan dengan makanan alami. Oleh karena itu, makanan ini kurang memuaskan rasa lapar dan menyediakan nutrisi yang diperlukan.

4. Camilan dalam kemasan

Keripik dan makanan ringan dalam kemasan juga merupakan makanan olahan yang tinggi lemak trans, garam, dan kalori kosong yang tidak sehat.

Penelitian juga menunjukkan bahwa sering mengonsumsi camilan dalam kemasan secara signifikan dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan dan obesitas, serta penyakit jantung.

Makanan ini berbahaya untuk proses diet karena mudah dikonsumsi secara berlebihan, dan kekurangan seratnya dapat membuat kamu merasa tidak puas. Jadi, pilihlah camilan yang lebih sehat seperti popcorn, atau biskuit gandum.

5. Nasi putih

Nasi putih merupakan sumber karbohidrat yang baik, tetapi relatif rendah nutrisi lain, seperti protein, serat, dan vitamin. Saat kamu mencoba menurunkan berat badan, penting untuk mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi.

Tak hanya itu, nasi putih merupakan makanan dengan indeks glikemik tinggi yang artinya dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dengan cepat setelah makan. Hal ini dapat menyebabkan rasa lapar berlebih sehingga menyulitkan penurunan berat badan.

Sebagai gantinya, kamu bisa mencoba nasi merah karena nasi ini merupakan gandum utuh yang lebih tinggi serat dan nutrisinya dibandingkan beras putih.

6. Roti tawar putih

roti tawar putih

Meski “tawar”, roti ini merupakan salah satu makanan yang harus dihindari saat diet.

Roti putih tawar terbuat dari biji-bijian yang sudah digiling. Proses penggilingan ini menghasilkan butiran halus dengan tekstur yang lebih lembut, tetapi juga menghilangkan vitamin, mineral, dan seratnya.

Karena itu, roti tawar termasuk makanan yang relatif rendah nutrisi sehingga bisa menyebabkan lonjakan gula darah.

7. Mengandung alkohol

Alkohol mengandung kalori kosong dan dapat merusak kemampuan tubuh untuk membakar lemak. Selain itu, alkohol dapat mengganggu pengambilan nutrisi penting dan mengganggu tidur

Mengonsumsi alkohol secara berlebihan memiliki banyak risiko kesehatan serius lainnya, seperti tekanan darah tinggi, peningkatan trigliserida lemak, penyakit jantung dan stroke, penyakit hati, dan beberapa jenis kanker.

Jadi, penting untuk memantau konsumsi alkohol kamu sebagai bagian dari diet seimbang.

8. Makanan yang digoreng

Dibandingkan metode memasak lainnya, menggoreng menambah lebih banyak kalori ke makanan.

Makanan yang digoreng biasanya dilapisi adonan atau tepung sebelum digoreng. Ketika makanan digoreng dengan minyak, makanan tersebut kehilangan air dan menyerap lemak, yang selanjutnya meningkatkan kandungan kalorinya.

Jika kamu ingin menurunkan berat badan, sebaiknya coba menggunakan air fryer, yang dapat membantu kamu mengurangi jumlah minyak yang digunakan.

Tips lainnya dalam memilih makanan

Kalau kamu mencoba menurunkan berat badan, jenis makanan yang dimakan dapat memberikan dampak yang besar.

Selain lebih tinggi kalori, makanan tertentu mungkin juga kurang mengenyangkan atau kekurangan nutrisi penting yang dapat mendukung penurunan berat badan, seperti serat atau protein.

Pastikan untuk memeriksa nutrisi makanannya dan batasi asupan makanan yang banyak diproses atau mengandung banyak gula.

Selalu ingatlah untuk mempertimbangkan ukuran porsi makanan. Kamu juga bisa memasak makanan sendiri untuk mengontrol kandungan nutrisi dalam makanan.

Dalam menjalankan proses diet, kamu juga bisa mengonsumsi suplemen yang dapat mendukung perjalanan diet.

Cool-Vita Slimkeep Detox Drink dapat mempercepat proses pembakaran lemak alami tubuh, dan memungkinkan kamu mengonsumsi berbagai macam makanan sambil tetap mempertahankan berat badan yang diinginkan.

Di dalam minuman ini terdapat enzim yang bekerja untuk mengubah lemak menjadi energi.

Temukan manfaat menarik lainnya dari Cool-Vita Slimkeep Detox Drink di sini.

Referensi:

BAGIKAN

Artikel Terkait