Diet Air Putih: Amankah untuk Menurunkan Berat Badan?

diet air putih

Air putih adalah zat paling penting bagi kehidupan kita. Tubuh manusia terdiri lebih dari 60% air, dan tanpa asupan air yang cukup, kita tidak akan mampu bertahan hidup.

Selain itu, air putih memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga berat badan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Beberapa orang telah menerapkan diet air putih untuk menurunkan berat badan.

Apa itu diet air putih?

Diet air putih adalah diet yang dilakukan dengan hanya mengonsumsi air putih saja, tanpa mengonsumsi makanan atau minuman lain apa pun. Pada diet air putih, tubuh tidak mendapatkan asupan kalori sama sekali karena air putih tidak mengandung kalori.

Oleh karena itu, diet air putih atau water fasting dapat membantu menurunkan berat badan secara cepat.

Baca Juga: Buat Kulit Sehat dan Tubuh Fit dengan Air Putih

Manfaat diet air putih

Diet air putih memiliki beberapa manfaat bagi tubuh, tetapi penting untuk diketahui bahwa penelitian tentang diet ini masih kurang. Water fasting berpotensi dapat:

  • Menurunkan berat badan
  • Detoksifikasi tubuh
  • Menurunkan berat badan
  • Menurunkan risiko beberapa penyakit kronis

Mengutip dari Medical News Today, diet air putih bermanfaat untuk orang dengan faktor risiko penyakit tertentu dalam jangka waktu pendek, seperti:

  • penyakit jantung,
  • tekanan darah tinggi,
  • kolesterol tinggi.
  • diabetes, dan
  • kelebihan berat badan.

Ketika kamu hanya mengonsumsi air putih, tubuh tidak memiliki akses terhadap karbohidrat (sumber energi utama), maka tubuh akan menggunakan lemak.

Dengan demikian water fasting bisa mengakibatkan penurunan berat badan karena tubuh menggunakan lemak dalam tubuh untuk energinya.

Risiko diet air putih

Meskipun diet air putih berpotensi memiliki manfaat, terdapat risiko yang cukup besar jika water fasting dilakukan terlalu lama.

Berikut beberapa risiko diet air putih bila dilakukan tidak benar atau berlebihan:

1. Dehidrasi

Dehidrasi adalah kondisi di mana tubuh tidak memiliki cukup cairan. Minum terlalu banyak air putih dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan terlalu banyak natrium yang nantinya menyebabkan dehidrasi.

Tidak hanya itu, ketika melakukan diet ini, kamu hanya fokus pada air putih dan tidak makan. Padahal, 20–30% cairan tubuh diperoleh dari makanan, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Oleh karena itu, risiko dehidrasi tetap ada.

2. Kekurangan nutrisi

Water fasting dapat menyebabkan kekurangan nutrisi karena hanya memperbolehkan konsumsi air putih, sedangkan makanan lain, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian, yang juga mengandung nutrisi penting, tidak diperbolehkan.

Selain itu, kekurangan nutrisi ini akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti:

  • lemah,
  • lesu,
  • pusing,
  • gangguan pencernaan, dan lainnya.

Baca Juga: Cara Mengatasi Gangguan Pencernaan Secara Alami dan Efektif

Cara yang aman untuk diet air putih

Meskipun beberapa orang melakukan diet air putih sebagai cara untuk mendetoksifikasi tubuh mereka atau mencapai tujuan kesehatan lainnya, penting untuk melakukannya dengan hati-hati. Hal ini karena diet air putih dapat menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan jika tidak dilakukan dengan benar. Berikut beberapa panduan puasa air yang aman.

  • Minum air putih secara bertahap. Jangan langsung minum air putih dalam jumlah yang banyak. Mulailah dengan minum 2 liter air putih per hari, lalu tingkatkan secara bertahap.
  • Hindari minum air putih terlalu banyak dalam waktu singkat. Minum terlalu banyak air putih dalam waktu singkat dapat menyebabkan keracunan air.
  • Program diet ini hanya bisa dilakukan selama 1–3 hari saja dan diikuti dengan fase pengenalan makanan kembali. Jika kamu baru pertama kali melakukan diet ini, mulailah dengan persiapan sejak 3–4 hari sebelumnya dengan mengurangi porsi makan secara bertahap.
  • Konsumsi makanan yang mengandung elektrolit. Makanan yang mengandung elektrolit, seperti buah-buahan, sayuran, dan produk susu, dapat membantu tubuh tetap terhidrasi dan mencegah gangguan elektrolit.
  • Konsultasikan dengan dokter sebelum melakukan diet air putih. Jika kamu memiliki kondisi medis tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum melakukan diet ini.

Kesimpulan

Diet air putih adalah konsep sederhana yang dapat membantu menurunkan berat. Namun, penting untuk berhati-hati dan tidak mengonsumsi air berlebihan.

Pastikan kamu mengikuti pedoman yang tepat untuk kebutuhan tubuh, dan selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu sebelum memulai diet air putih.

Selain melakukan diet air putih, masih ada berbagai macam diet yang bisa kamu coba untuk mendapatkan berat badan ideal. SobatVit juga bisa mengonsumsi Cool-Vita Slimkeep Detox Drink untuk mendukung proses penurunan berat badan.

Minuman ini mengandung serat dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh saat kamu sedang diet. Tidak hanya itu, Cool-Vita Slimkeep Detox Drink juga dapat menjaga kesehatan pencernaan dengan meningkatkan gerakan usus, mencegah sembelit, dan mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam saluran pencernaan.

Mulai program dietmu bersama Cool-Vita!

Referensi:

BAGIKAN

Artikel Terkait