Sehat dan Langsing Tanpa Batas! Rahasia Tersembunyi dari Diet Mayo

diet mayo

Apakah kamu pernah mendengar program diet mayo? Meski namanya mayo, diet ini sebenarnya tidak memiliki kaitan dengan mayones sama sekali.

Diet mayo adalah salah satu program penurunan berat badan yang dikenalkan oleh Mayo Clinic, sebuah lembaga medis ternama di Amerika Serikat. Simak selengkapnya mengenai diet ini di blog Cool-Vita.

Apa itu diet mayo?

Diet mayo merupakan program fleksibel yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi individu. Diet ini berfokus pada makan makanan sehat, termasuk buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak. Ketika menjalankan diet mayo, kamu juga perlu melakukan aktivitas fisik secara teratur.

Program diet ini menekankan bahwa cara terbaik untuk menjaga berat badan adalah dengan mengubah gaya hidup dan menerapkan kebiasaan baru yang kamu sukai dan dapat pertahankan.

Meski demikian, diet mayo tetap membatasi jumlah kalori yang kamu konsumsi. Kebutuhan kalori kamu ditentukan berdasarkan berat badan awal dan berkisar antara 1.200–1.600 kalori per hari untuk wanita dan 1.400–1.800 kalori untuk pria.

Manfaat menjalani diet mayo

Diet mayo memiliki sejumlah manfaat potensial, termasuk:

  • Penurunan berat badan. Diet mayo dapat membantu kamu menurunkan berat badan dengan aman dan efektif.
  • Peningkatan kesehatan secara keseluruhan. Ini termasuk diet sehat yang dapat membantu kamu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker.
  • Perubahan gaya hidup berkelanjutan. Diet mayo dirancang untuk membantu kamu melakukan perubahan gaya hidup berkelanjutan yang dapat diikuti selamanya.

Fase proses diet mayo

Diet mayo adalah program 12 minggu yang dibagi menjadi dua fase.

Fase 1: Lose it!

Fase pertama diet mayo dirancang untuk membantu kamu menurunkan berat badan dengan cepat dan aman. Selama fase ini, kamu akan fokus untuk membuat perubahan kecil pada kebiasaan makan dan meningkatkan aktivitas fisik.

Berikut beberapa prinsip utama diet mayo dalam fase Lose it!.

  • Makan banyak buah-buahan dan sayuran. Buah-buahan dan sayuran rendah kalori dan tinggi nutrisi, menjadikannya bagian ideal dari diet penurunan berat badan. Usahakan untuk makan lima porsi atau lebih buah dan sayuran setiap hari.
  • Pilih biji-bijian utuh dibandingkan biji-bijian olahan. Biji-bijian utuh seperti oat dan beras merah merupakan sumber serat yang baik. Ini dapat membantu kamu merasa kenyang lebih lama setelah makan. Biji-bijian ini juga mengandung lebih banyak nutrisi dibandingkan biji-bijian olahan.
  • Pilih sumber protein tanpa lemak. Sumber protein, seperti ikan, ayam, kacang-kacangan, lentil, dan tahu, merupakan pilihan makanan yang rendah kalori dan lemak. Mereka dapat membantu kamu membangun dan mempertahankan massa otot yang dapat meningkatkan metabolisme dan membantu kamu membakar lebih banyak kalori.
  • Batasi makanan olahan. Makanan olahan sering kali tinggi kalori, lemak tidak sehat, dan gula tambahan. Mereka juga kurang akan nutrisi. Batasi makanan olahan sebanyak mungkin selama fase Lose it!.
  • Perhatikan ukuran porsi. Penting untuk memperhatikan ukuran porsi kamu, bahkan saat mengonsumsi makanan sehat. Makan terlalu banyak makanan apa pun dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Baca Juga: Lagi Diet Malah Bikin Lapar? Simak Cara Menahan Lapar Saat Diet

Fase 2: Live it!

Fase kedua dari diet mayo dirancang untuk membantu kamu mempertahankan penurunan berat badan dan menerapkan gaya hidup sehat untuk selamanya.

Selama fase ini, kamu akan terus mengikuti prinsip-prinsip fase Lose it, tetapi kamu akan memiliki lebih banyak fleksibilitas dalam diet dan rutinitas olahraga.

Berikut beberapa prinsip utama fase Live it!.

  • Makan makanan yang seimbang. Sertakan berbagai makanan sehat ke dalam diet. Ini akan membantumu memastikan bahwa kamu mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.
  • Jadilah aktif. Usahakan untuk melakukan setidaknya 30 menit olahraga dengan intensitas sedang hampir setiap hari dalam seminggu.
  • Kelola stres. Stres dapat menyebabkan kebiasaan makan yang tidak sehat dan penambahan berat badan. Temukan cara sehat untuk mengelola stres, seperti olahraga, yoga, atau meditasi.

Baca Juga: Diet atau Olahraga: Mana yang Lebih Ampuh dalam Menurunkan Berat Badan?

Contoh menu diet mayo

Berikut adalah contoh menu diet mayo untuk satu hari:

Sarapan:

  • Telur rebus
  • Roti gandum utuh
  • Buah-buahan

Makan siang:

  • Salad ayam
  • Sepiring sayuran

Makan malam

  • Ikan panggang
  • Sayuran tumis

Camilan

  • Buah-buahan
  • Kacang-kacangan

Dalam menjalankan diet ini, terdapat beberapa makanan yang harus kamu hindari juga, seperti:

  • makanan dan minuman manis,
  • alkohol,
  • makanan olahan atau frozen foods,
  • makanan ringan atau camilan kemasan, dan sebagainya.

Berikut beberapa tips tambahan untuk mengikuti diet mayo.

  • Rencanakan makanan kamu sebelumnya. Ini akan membantu kamu tetap on track dan menghindari membuat pilihan yang tidak sehat saat lapar.
  • Masak lebih banyak makanan di rumah. Ini akan memberi kontrol kontrol lebih besar atas bahan-bahan dalam makanan.
  • Jangan terlalu membatasi diri. Tidak apa-apa untuk menikmati makanan favorit kamu dari waktu ke waktu. Perhatikan saja ukuran porsinya

Kesimpulan

Diet mayo adalah diet rendah lemak yang efektif untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan. Namun, diet ini berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan.

Oleh karena itu, selama melakukan diet mayo, kamu juga bisa menjaga kesehatan pencernaan dengan minum Cool-Vita Slimkeep Detox Drink.

Minuman detox ini mengandung empat enzim pencernaan sehingga dapat membantu mencerna makanan lebih baik. Usus akan terangsang agar bergerak dengan teratur, mencegah sembelit, dan mempromosikan kesehatan usus secara umum.

Jadi, kamu bisa tetap diet tanpa harus khawatir lagi dengan bantuan Cool-Vita.

Referensi:

BAGIKAN

Artikel Terkait